Bupati Sorong Terima Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Sorong

Bupati Sorong Terima Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Sorong
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sorong Diterima di Kantor Bupati Sorong (Koleksi Iswekke)

Terkini.id, Sorong – Dilaksanakan di lapangan Kantor Bupati Sorong, mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Sorong (UMS) diterima Bupati Sorong.

“Mahasiswa akan berada di lokasi selama 45 hari” demikian disampaikan Muhammad Syahrul Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UMS. Ketika mahasiswa menyelesaikan KKN ini setara dengan 3 SKS.

“Akhir kegiatan diharapkan, mahasiswa akan memiliki desa binaan yang tersebar di dua kabupaten”, imbuh Syahrul sebagai harapan kegiatan.

Sebanyak 630 mahasiswa ditempatkan di 18 kampung yang tersebar di empat distrik. Mahasiswa UMS yang merupakan total dari tujuh fakultas wajib menyelesaikan program KKN sebagai bagian kurikulum.

Bupati Sorong, Johny Kamuru, ketika menerima mahasiswa menyambut positif pelaksanaan KKN yang memilih di Kabupaten Sorong.

Kehadiran KKN akan menjadi stimulus di lokasi, sementara mahasiswa akan turut belajar selama berada di masyarakat. Pada kesempatan ini, mahasiswa menjadikan lapangan sebagai ruang kelas.

Pemerintah Kabupaten Sorong menjadi mitra strategis UMS sejak 2001. Pelaksanaan ini berkelanjutan sehingga sekarang.

KKN saat ini fokus pada pengembangan ekowisata berbasis teknologi. Mahasiswa diminta untuk membantu masyarakat dan pemerintah kabupaten dalam pengembangan potensi daerah.

Lokasi KKN yang berada di Kabupaten Sorong dan Kabupaten Raja Ampat menjadi peluang untuk mengakselerasi potensi ekowisata di dua kabupaten tersebut.

Rektor UMS, Hermanto Suaib, memesankan kepada mahasiswa peserta untuk turut memberikan kontribusi sehingga dapat menjadi ajang belajar. UMS sebagai perguruan tinggi terkemuka di Tanah Papua, selalu memperhatikan kemitraan dengan pelbagai pihak.

Senada dengan itu, Rektor UMS, berkomitmen dalam menjaga kontribusi UMS sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berkemajuan sebagai visi Muhammadiyah secara nasional.

Sebelum mahasiswa ditempatkan, mereka melakukan observasi di lokasi masing-masing. Setelah itu, dilakukan pula pembekalan selama tiga hari sebagai orientasi sebelum terjun ke masyarakat.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

IAIN Sorong Selenggarakan Seminar Nasional Rangkaian Perkuliahan Pascasarjana

Peduli pendidikan Papua Barat, Syaiful Maliki Arief Kunjungi SMU Muhammadiyah Sorong

HMI Badko Sulselbar Selenggarakan Panel Alumni HMI Lulusan Luar Negeri, Disertai Kader Papua Barat

Pascasarjana IAIN Sorong Sertakan Dua Pemakalah Pada Panel Ilmuwan Muda ICEE 2020

Dua Makalah Mahasiswa Pascasarjana IAIN Sorong Dipresentasikan Dalam ICEE 2020

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar