14 Hari Menuju Ramadan, Korona Pasti Berlalu

14 Hari Menuju Ramadan, Korona Pasti Berlalu
Covid-19 (Koleksi www.shutterstock.com)

Syahrul Afandi
Penghulu KUA Kecamatan Tana Lia Kabupaten Tana Tidung
Kalimantan Utara

Terkini.id, Sorong – Bulan suci Ramadan, dimana umat Islam meyakini sebagai bulan yang penuh dengan kemuliaan.

Bulan dimana seluruh amal ibadah akan dilipat gandakan, bulan dimana ketika Alquran pertama kali diturunkan dan masih banyak lagi keutamaan yang lainnya.

Bagi saya dan kita semua yang beraga Islam, saat ini tentu dilingkupi perasaan yang was-was dan perasaan sedih karena Ramadhan tahun ini nampaknya akan kita lalui dengan dengan suasana yang berbeda sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.

Tarwih, buka puasa bersama, nuzulul quran, sahur on the road, laylatul qadar dan sederet kebiasan yang kita lakukan sepanjang bulan Ramadhan, semuanya terancam tidak kita nikmati tahun ini. Semua itu gara-gara Korona.

Ya, semua karena Korona. Korona telah melumpuhkan kehidupan kita. Kemerdekaan dan kebebasan kita hilang sekejap karena corona.

Saya dan kita semua, khususnya umat Islam, tentu berharap agar Ramadan tahun ini bisa kita jalani seperti biasa, lalu kita tutup dengan sebuah kemenangan melalui perayaan dan pelaksanaan idul fitri.

Lalu dilanjutkan dengan melakukan silaturahmi kesana kemari. Mengunjungi sanak saudara, kawan dan sahabat, reunian, dan temu kangen. Ya, itu hapan kita dan kita semua tentu mau sperti itu.

Tapi bagaimana jika Korona tak kunjung berlalu ?

Sebagaiman lagu Chrysye, Badai Pasti Berlalu. Demikian pula dengan Korona, pasti akan beralu. Berlalu sebelum hilal 1 Rmadhan muncul di ufuk barat.

Yakin saja, atas izin Allah Swt. Tuhan Semesta Alam hal itu akan terjadi. Tapi yakin saja tentu tidak cukup.

Harus ada ikhtiar dan usaha yang dibarengi dengan tawakkal kepada-Nya. Untuk mewujudkan hal tersebut, akan ditentukan di 14 hari dari sekarang. Ya, Korona akan kita lawan dan lenyapkan dari muka bumi ini dalam waktu 14 hari kedepan sebelum Ramadhan.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Akhir Ramadhan dalam Perjuangan dan Solidaritas, Melewati Wabah Covid-19

Patologi Sosial Dalam Pandemi

Bahaya Lain Covid-19

Covid-19, Pandangan dari Kaca Mata Antropologi

Virus Corona Pasti Berlalu

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar