Pulau Doom, Berpersiar Dengan Becak Keliling Sambil Berdisko

Pulau Doom, Berpersiar Dengan Becak Keliling Sambil Berdisko
Sarana Transportasi Pulau Doom Sorong (Koleksi Sorong Terkini)

Terkini.id, Sorong – Merasakan deru angin yang menerpa wajah saat menunggang becak yang dipacu di jalan berkelok-kelok di Pulau Doom, Kota Sorong, Papua Barat, sungguh mengasyikan.

Pulau kecil yang berukuran 4,5 kilometer persegi ini banyak di jumpai para pengunjung.

Menyeberangi dengan menggunakan Perahu dapat di tempuh selama 15 menit. Tempat untuk bersandar nya perahu disebut Halte Doom, dengan kapasitas 13 penumpang itu di carter dengan biaya Rp. 30.000 sekali tumpang.

Kendaraan Becak di Pulau Doom Sorong (Koleksi Sorong Terkini)

Begitu menginjakan kaki di Pulau Doom sudah riuh dengan wisatawan dan tukang becak. Beberapa becak di parkiran dengan nuansa warna yang begitu memikat para pengunjung.

Ketika turun dari perahu di dekat dermaga seakan di sambut kedatangan saya dengan alunan musik yang begitu keras, ternyata suara itu terdengar dari beberapa becak yang berjalan mengantar penumpang.

Becak adalah salah satu salah satu alat transportasi utama di Pulau Doom, Kota Sorong, Papua Barat.

Inilah yang diungkapkan oleh Anton. Salah satu pengemudi becak saat hendak mengantar saya berkeliling disekitar Doom.

“Becak salah satu alat pencaharian kami, saat sedang mengantarkan pengunjung untuk berkeliling. Walaupun jalan nya yang berukuran kecil pengunjung lebih banyak memilih kendaraan roda tiga ini untuk sampai ketujuan. ungkap Anton, Minggu 16 Februari 2000.

Di pulau ini pengunjung yang ingin melihat sekeliling Pulau Doom pun bisa berjalan kaki atau naik becak yang lebih seru.

Selain itu diparkiran becak lain pun terlihat juga seakan menjadi tempat alunan musik yang heboh. Rupanya, becak yang sudah di modifikasi oleh pemiliknya dengan tambahan alat speaker dengan energi dari aki untuk menarik para pengunjung.

Namun, suara musiknya terdengar begitu mantap. “Itu sudah lama. Dipasang alat speaker musik di jok. Untuk semangat saya dan penumpang,” ujar Anton.

Anton salah satu penarik becak, mengatakan bahwa banyak orang turis yang datang berkunjung di Pulau Doom dan menumpangi becak untuk berkeliling.

Untuk sekali keliling tarifnya bisa mencapai Rp. 30.000 sampai 50.000 perjam tetapi hanya untuk per orang. Turis bisa memilih becak yang biasa atau yang modifikasi dengan alunan musik yang bisa membuat perjalanan lebih seru.

(Reporter Aida Nasution)

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Hari Kartini, Perempuan Papua dan Perjuangan untuk Kaumnya

Pesona Danau Framu Ayamaru, di Ibukota Tanah Papua

Covid-19, Antara Kewaspadaan dan Kepanikan Diselingi Ketidaksigapan

Keelokkan Sisi Pantai Malaumkarta, Makbon Sorong

Dia yang Tegar di Tengah Badai Korona

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar