Covid-19 Membawa Hikmah

Covid-19 Membawa Hikmah
Bunyamin, M.Pd. Bersama Keluarga (Koleksi Sorong Terkini)

Bunyamin, M.Pd.
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sorong

Terkini.id, Sorong – Ramadhan adalah bulan yang selalu dinanti-nantikan oleh seluruh umat Islam di dunia. Banyak keistimewaan yang bisa didapatkan di dalam bulan suci Ramadhan. Semua ibadah yang dilakukan di dalam bulan suci ramadhan akan dilipatgandakan pahalanya di sisi Allah SWT.

Ramadhan sering kita dengar sebagai bulan latihan. Kita dilatih untuk menahan diri dari segala perbuatan maksiat. Kita melatih diri untuk memperbanyak amalan-amalan sunnah yang bisa mendatangkan pahala yang berlipat ganda.

Ramadhan kali ini kita menghadapi latihan yang lebih berat dari sebelumnya. Tahun ini kita melaksanakan amaliyah Ramadhan ditengah mewabahnya Covid-19. Kesabaran kita dilatih bukan hanya untuk menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa, tapi kita juga dituntut untuk bersabar melaksanakan segala aktifitas di dalam rumah.

Kita diharapkan tidak keluar rumah kecuali untuk urusan yang sangat penting. Bahkan semua aktifitas keagamaan yang selama ini kita laksanakan di dalam masjid, semua harus di lakukan di dalam rumah. Tak terkecuali pelaksanaan Shalat Tarwih.

Jika Ramadhan sebelum-sebelumnya kita sudah terbiasa melaksanakan shalat Tarwih di Mesjid. Dengan adanya Covid-19 saat ini yang melanda hampir seluruh dunia, maka shalat Tarwih pada tahun ini harus dilaksanakan di rumah masing-masing.

Sehingga pada Ramadhan kali ini, Kita dituntut satu hal yang sangat urgen yaitu Bagaimana seorang kepala keluarga melatih diri menjadi seorang Imam, baik Imam untuk shalat lima waktu, begitu pula imam dalam shalat Tarwih.

Himbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk menghentikan seluruh pelaksanaan Shalat berjamaah di Mesjid menuntut kemampuan seorang kepala keluarga menjadi seorang Imam di lingkungan Keluarganya. Hal ini tentu bukan hal yang mudah bagi sebagian orang.

Karena menjadi seorang Imam Shalat bukan hanya membutuhkan pengetahuan Agama yang mumpuni, tetapi juga kemampuan menghafal banyak surah di dalam Al-Qur’an. Di samping itu, kemampuan membaca Al-Qur’an sesuai dengan Tajwidnya juga menjadi sebuah keharusan.

Jika selama ini kita sudah merasa mampu menjadi imam (dalam hal lain) di dalam keluarga kita. Apakah kali ini kita juga mampu menjadi Imam yang sesungguhnya yakni Imam dalam Shalat.

Jika selama ini kita sudah merasa menjadi imam yang baik karena kita mampu memberi nafkah kepada keluarga kita. Maka, Ramadhan kali ini kita juga harus membuktikan bahwa kita bisa menjadi Imam bagi mereka dalam melaksanakan shalat.

Oleh karena itu, seorang kepala keluarga harus senantiasa memperdalam ilmu Agama, selalu berusaha menambah hafalan Al-Qur’an, dan yang tidak kalah pentingnya selalu belajar memperbaiki bacaan Al-Qur’an.

Semoga Ramadhan tahun ini menjadi Ramadhan yang terbaik bagi kita semua. Sehingga Covid-19 tidak hanya membawa bencana bagi kita, tetapi juga membawa hikmah yang luar biasa yang bisa mengantarkan kita menjadi ummat yang terbaik.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Akhir Ramadhan dalam Perjuangan dan Solidaritas, Melewati Wabah Covid-19

Patologi Sosial Dalam Pandemi

Bahaya Lain Covid-19

Covid-19, Pandangan dari Kaca Mata Antropologi

Virus Corona Pasti Berlalu

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar