Sebuah Fenomena, Dermawan Covid-19

Sebuah Fenomena, Dermawan Covid -19
Kedermawanan pada Bumi (www.shutterstock.com)

Ashari, M.Psi.
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sorong

Terkini.id, Sorong – Ditengah kondisi pandemi saat ini, uluran tangan para dermawan sangat dibutuhkan oleh mereka yang terdampak Covid-19, pandemi ini telah menggoyahkan stabilitas ekonomi dunia termasuk Indonesia, banyak warga yang kehilangan mata pencaharian.

Tentu saja, usaha penanggulangan Covid-19 bukan hanya tugas pemerintah semata, tetapi merupakan tugas setiap warga negara baik secara aktif maupun pasif, kepedulian terhadap sesama telah ditunjukkan dari berbagai kalangan yang tentunya sesuai kadar kemampuan mereka.

Bahkan, beberapa diantaranya rela untuk menghabiskan sebagian besar hartanya untuk meringankan beban pemerintah membantu masyarakat.

Sebut saja seorang Mualaf dari Jogja yang viral beberapa waktu lalu, rela menjual aset senilai lebih dari sepuluh milyar, hasil penjualan aset tersebut digunakan untuk membeli alat pelindung diri (APD), selebihnya digunakan untuk menyediakan bahan pangan.

Ditempat lain, mereka turut membantu dengan menggantungkan paket bahan makanan di pagar-pagar depan rumah, paket yang berisi mie instan, beras dan bahan makanan lain, hampir setiap hari mereka rutin mengisi paket tersebut.

Bukan hanya satu kantong tetapi beberapa kantong yang dijejerkan di pagar, bertuliskan: “silahkan diambil bagi yang membutuhkan”, dengan begitu siapapun bebas untuk mengambil kantong tersebut.

Dalam kesempatan lain, beberapa waktu lalu beredar video pedagang sayur yang membagikan daganganya kepada pengguna jalan yang lewat di depan pasar, bukan satu orang tetapi tampak beberapa orang dalam video tersebut.

Perilaku dermawan tidak hanya ditunjukkan oleh masyarakat biasa, pada masa pandemi ini kalangan selebriti ibukota tak ingin alpa memberikan bantuan ke sesama.

Di kanal-kanal youtube selebriti, menunjukkan kegiatan yang berkaitan dengan covid19 dijadikan sebagai konten, beberapa ada yang turun tangan memberikan bantuan ke masyarakat secara langsung, bantuan yang diberikan bisanya berupa paket bahan makanan disertai uang tunai.

Ada pula yang membentuk komunitas berbagi dengan memanfaatkan popularitas, dimana mereka mengakomodir bantuan orang lain kemudian menyalurkan ke masyarakat yang terdampak Covid-19. (bersambung…)

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Kedermawanan di Tengah Badai Covid-19

Soeharto 99 tahun yang Berlalu, Warisan Masa Lalu ke Masa Kini

Menelisik Susu Kurma, Bisnis Menguntungkan Dalam Ramadhan

Nanti Kita Cerita di Akhir Ramadhan

Abdul Rauf Abu, Mata Air Kembar Pejuang NKRI dan Dakwah

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar