Mengenang Sembilan Tahun Wafatnya Allahuyarham Prof. Saifuddin, Ketua STAIN Sorong Pertama

Mengenang Sembilan Tahun Wafatnya Allahuyarham Prof. Saifuddin, Ketua STAIN Sorong Pertama
Wisuda Sarjana Terakhir pada tahun 2010 yang dihadiri Allahuyarham Prof. Dr. Saifuddin (Koleksi Sorong Terkini)

Terkini.id, Sorong – Sembilan tahun lalu, setelah melewati perawatan intensif. Diterbangkan dari Sorong ke Makassar dengan Sriwijaya.

Berpulang ke rahmatullah, dirawat di salah satu rumah sakit Kota Makassar. Dengan kelengkapan alat yang serba canggih, karena ajal menjemput. Maka, kuasa manusia tak mampu menyelamatkan.

Prof. Dr. Saifuddin HS, Ketua Pertama STAIN Sorong yang kini Sudha bertransformasi menjadi IAIN Sorong. Setelah sebelumnya menjadi ketua dengan tugas mengantar sampai wujudnya ketua definitf.

2008, terpilih secara aklamasi sebagai ketua STAIN Sorong. Periode jabatan 2008-2012, sekaligus juga dalam masa itu dikukuhkan sebagai guru besar dalam ilmu hadis. Murid langsung allhuyarham Prof. Dr. Syuhudi Ismail.

Keduanya mengijazahkan sebuah buku yang sekarang terbit dengan judul “Strategi dan Teknik Penulisan Skripsi (2018)”. Setelah melalui penyuntingan dan juga penambahan beberapa bagian yang menjadi tuntutan kekinian.

Dalam fase kepemimpinan allhuyarham Prof. Dr. Saifuddin, STAIN Sorong menempati lokasi yang sekarang berada di kampus Klablim. Bahkan sampai sekarang lahan yang ada sepenuhnya merupakan prakarsa beliau bersama tim kerjanya yang dibantu Slamet Widodo, M.Pd., Muhammad Ramli, M.Pd., dan H. Supran, M.Si., masing-masing sebagai pembantu ketua.

Setelah Sembilan tahun berlalu, langkah dan juga akeselrasi yang dilakukan memberikan dampak bagi pengembangan kampus hingga hari ini. Radio Rafana yang menjadi sarana untuk pengembangan kapasitas mahasiswa juga masih terawat oleh para penerus beliau setelahnya, Dr. Muhammad Yusuf, Prof. Dr. Abustani Ilyas, dan Dr. Hamzah.

Dalam usia STAIN Sorong yang relatif baru, walau perpres terbit 2006, namun praktis 2008 berjalan secara operasional. Pada tahun 2009, sudah melaksanakan rintisan kerjasama ke Asia Tenggara.

Adapun 2010 sudah melakukan kerjasama dengan Korea Selatan, termasuk kedatangan guru besar budaya dari Hankuk University of Foreign Studies, Korea Selatan; dan Universiti Kebangsaan Malaysia. Terlaksana dalam bentuk kuliah tamu dan seminar internasional.

Beliau telah mendahului kita, namun semangat dan Namanya masih terus diperbincangkan. Telah meletakkan dasar bagi perkembangan STAIN Sorong yang kini sudah bertransformasi menjadi IAIN Sorong. Alfatihah.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Diskusi Sains Terbuka dalam Wahana SEAAFSID STIM LPI dan SEAAM

Dosen IAIN Sorong Diundang dalam SEA-AFSID Dilaksanakan Bersama STIM LPI dan SEAAM

STIM LPI Makassar Bersama SEAAM Gelar SEA-AFSID 2020, Dosen IAIN Sorong Turut Berpartisipasi

SEARCHMACCA 2020 HMJ Pendidikan Matematika UIN Alauddin Makassar, Mahasiswa PGMI IAIN Sorong Siap Berpartisipasi

Rektor IAIN Sorong Diundang Sebagai Panel dalam Dialog Nasional Bersama 8 Pimpinan Perguruan Tinggi

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar