Menuju Pelantikan BPD KKSS Kota Sorong, Ini Nasehat H. Muslimin Zainuddin

Terkini.id, Sorong. Pelantikan Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD-KKSS) Kota Sorong Periode 2020-2025 tinggal menghitung hari.

Pelantikan Pengurus BPD KKSS Kota Sorong ini cukup lama tertunda pasca Musyawarah Daerah IX BPD KKSS pada awal bulan Maret tahun 2020 lalu hingga saat ini telah memasuki pertengahan Desember 2020.

Hal tersebut tentunya dilatarbelakangi oleh mewabahnya covid-19 sehingga mengharuskan akan adanya social distancing dan pelarangan aktivitas yang mengumpulkan banyak orang dalam satu tempat kegiatan.

Baca Juga: Alfiqry Amir: Kami Tegaskan LPMT Bukan ‘Matahari Kembar’ IPSS Kota...

Bertempat di kediaman Drs. H. Muslimin Zainuddin. Beralamat di samping Bank BSM Kota Sorong, para anak muda dan beberapa calon pengurus BPD KKSS Kota Sorong yang sempat hadir dalam pertemuan tersebut guna bincang-bincang sambil mendengarkan nasehat-nasehat para orang tua atau sesepuh masyarakat Sulawesi Selatan di Kota Sorong. Malam ini, Rabu 9 Desember 2020.

Kegiatan pertemuan tersebut adalah hajatan dari komunitas PA’MAI (Perkumpulan Anak Maros Indonesia) Kota Sorong yang digagas sebagai bentuk upaya menjaga persatuan dan solidaritas sesama masyarakat Maros-Sulawesi Selatan agar mampu bersinergi dengan KKSS sebagai rumah bersama di tanah rantau.

Baca Juga: Akhir Januari 2022, Pilar Gowa KKSS Manokwari Dilantik

Para sesepuh dan orang tua banyak memberikan masukan-masukan terkait dengan perkembangan kemajuan KKSS Kota Sorong pada periode akan datang, di antara orang tua yang memberikan nasehat adalah Drs. H. Muslimin Zainuddin yang saat ini adalah Anggota DPRD Provinsi Papua Barat Fraksi NASDEM.

Muslimin Zainuddin, selaku orang tua dan sekaligus pernah menjabat sebagai sekretaris umum BPD KKSS Kota Sorong pada periode-periode sebelumnya memberikan beberapa nasehat atau masukan kepada para generasi muda sulawesi selatan yang tergabung dalam kepengurusan BPD KKSS Kota Sorong.

Nasehat beliau di antaranya adalah bahwa “kehadiran KKSS khususnya di Kota Sorong harus hadir sebagai penyeimbang dengan berpegang pada falsafah yaitu “Lempu na Getteng”  (Jujur serta  tegas/konsisten), KKSS jangan dijadikan sebagai komunitas politik praktis.” Ujarnya.

Baca Juga: Akhir Januari 2022, Pilar Gowa KKSS Manokwari Dilantik

Beliaupun melanjutkan bahwa “KKSS di tanah rantau harus dijadikan sebagai sarana silaturahim bagi masyarakat sulawesi selatan di Kota Sorong. Selanjutnya adalah mengakulturasi budaya yang ada di Sulawesi Selatan dengan budaya yang ada di sini (Papua) agar menjadi harmonis.” Tambahnya.

“Agenda tambahan lagi buat para pengurus BPD KKSS Kota Sorong adalah harus menulis sejarah kerukunan keluarga sulawesi selatan agar sejarah masyarakat sulawesi di Kota Sorong tidak terlupakan.” Tutupnya.

Hakikat dari lahirnya Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) setidaknya ada dua yaitu: Pertama, memelihara kerukunan baik secara internal maupun eksternal. Kedua, menjaga tradisi yang ada di daerah lalu beradaptasi dengan tradisi atau kebiasaan yang ada di tanah rantau.

Bagikan