UniMUDA Sorong Programkan ICOCIT-MUDA 2021

UniMUDA Sorong Programkan ICOCIT-MUDA 2021
UniMUDA Sorong Programkan ICOCIT-MUDA 2021

Terkini.id, Sorong – Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UniMUDA) Sorong sementara menyiapkan program-program untuk implementasi Merdeka Belajar di Kampus Merdeka (MBKM).

Demikian dikemukakan Rektor UniMUDA Sorong semasa memulai kegiatan visitasi daring dari Kemendibkud untuk hibah program MBKM, Jumat, 16 April 2020.

Selanjutnya, diantara kegiatan tersebut adalah melanjutkan kolaborasi internasional yang digagas sejak 2019. Salah satu kegiatannya adalah ICOCIT-MUDA.

Pelaksanaan ICOCIT-MUDA merupakan wadah dalam perjumpaan akademisi internasional. Semasa pelaksanaan pertama kali 2019, menghadirkan kolega dari Mesir, Malaysia, Brunei Darussalam.

“Kondisi pandemi justru menjadi tantangan dalam mewujudkan kegiatan-kegiatan yang adaptif,” kata Doni Sudibyo, Wakil Rektor bidang Akademik UniMUDA Sorong.

Menarik untuk Anda:

Sementara ini disiapkan ICOCIT-MUDA yang akan berlangsung 15-17 Oktober 2021. Diantara pembicara yang diundang antara lain dari Jepang, Turki, Malaysia, dan Thailand.

Melalui kantor urusan internasional UniMUDA Sorong sementara disiapkan undangan untuk kolega dari negara lain.

Kesempatan pelaksanaan ICOCIT-MUDA juga menjadi ajang Kerjasama riset dengan kolega-kolega yang selama ini justru menjadi bagian dari pengembangan jejaring antarbangsa UniMUDA Sorong.

“Tidak hanya itu, UniMUDA juga memprogramkan untuk melantik associate researcher dari kolega yang sudah menjadi mitra selama ini,” ujar Doni yang sementara dalam proses penyelesaian program doktor di Universitas Negeri Makassar.

Bagi UniMUDA, kegiatan MBKM dalam pelaksanaan bukan sesuatu yang baru. Dalam nama yang lain, kegiatan-kegiatan MBKM telah terlaksana.

Diantaranya pembangunan dan pengembangan sekolah laboratorium di Pulau Arar dan juga kampung Warmon Kokoda. Dengan dukungan UniMUDA melalui Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, telah berlangsung Pendidikan formal.

Di Warmon tersedia sekolah dasar. Sementara di pulau Arar tersedia sekolah menengah. 

“Ini menjadi kesempatan bagi penduduk sekitar untuk turut mengeyam Pendidikan, walau tidak perlu meninggalkan wilayah tempat tinggalnya” pungkas Doni.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Reaktulisasi Ubudiyah Dalam Proses Transformasi Masyarakat

Tetap Perlu Kehati-hatian, Masjid Bisa Menjadi Tempat Penyebaran Virus

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar