Rumah Korban Pengeroyokan di Pasar Remu, Dibakar Massa

Anggota Kepolisian Memadamkan Pembakaran (Koleksi Sorong Terkini)
Rumah Korban Pengeroyokan di Pasar Remu, Dibakar Massa

Terkini.id, Sorong – Usman, korban pengeroyokan di Pasar Remu, Sorong harus mengalami masalah berganda. Pasalnya, rumah korban dan juga orang tuanya dibakar massa, Selasa, 20 April 2021.

Menurut saksi mata, bahwa sekitar 30 orang dengan kendaraan truk yang berasal dari kota Sorong tiba sekitar 15 menit menjelang pukul 17.00.

Diantara rombongan tersebut menyiram bensin dan kemudian membakar dua unit rumah. Kediaman tersebut merupakan tempat tinggal Usman dan orang tuanya.

Ketika warga menyaksikan itu, mereka bergerak spontanitas untuk memadamkan kobaran api. Hanya saja mereka mendapatkan ancaman dengan perkataan “jangan padamkan apinya kalau tidak mau rumahmu kami bakar sekalian.”

Mendengarkan ini, warga kemudian terhenti. Adapun rumah yang terbakar turut juga di dalamnya, 1 unit motor, dan rumah tersebut merupakan kios yang menjual barang campuran.

Menarik untuk Anda:

Pembakaran tersebut dapat dicegah meluas dengan hadirnya armada water canon milis polres Sorong.

“Ini patut disesalkan. Dimana baik korban, dalam hal ini Usman, maupun keluarga yang tertikam, sudah menyepakati perdamaian,” kata seorang warga.

Termasuk dalam perdamaian tersebut, juga sudah diserahkan uang sebesar Rp. 100.000.000, sebagai tali asih kepada keluarga.

Begitu pula juga peti mayat, dan keperluan lainnya berupa tenda dan kursi di rumah mayat. “nilainya ditaksir sekitar Rp. 10.000.000,” kata saksi mata di lapangan.

Rupanya perdamaian tersebut, tidak menyelesaikan perselisihan pendapat.

Nyatanya, rumah Usman dibakar oleh massa. Dimana sebenarnya adalah korban pengeroyokan. Penikaman yang dilakukannya sesungguhnya adalah pembelaan diri.

Keluarga Usman, telah diungsikan ke warga Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) yang bermukim tak jauh dari lokasi rumah yang terbakar.

KKSS juga turut menjalin komunikasi dengan pelbagai pihak untuk mencegah ekses kejadian tersebut. Sampai berita diunggah, pengurus KKSS baik Kota Sorong, maupun Kabupaten Sorong belum memberikan pernyataan.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Tetap Perlu Kehati-hatian, Masjid Bisa Menjadi Tempat Penyebaran Virus

HMJ Pendidikan Matematika UIN Alauddin dan SEAAM Kembali Laksanakan SEARCHMACCA

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar