Galang Dana Telah Usai, KKSS-IPSS Kota Sorong Bahas Persiapan Penyaluran Bantuan

Terkini.id, Sorong – Dalam rangka persiapan penyaluran dana bantuan sosial kemanusiaan bagi para korban kebakaran di Kampung Nelayan-Kabupaten Manokwari. KKSS dan IPSS Kota Sorong Bahas Mekanisme Pendistribusian. Selasa 12 Oktober 2021.

Turut hadir pula rekan-rekan dari Komunitas Pecinta Kopi (KPKopi) Sorong Raya, KAPTEN Indonesia, Pemuda Toraja dan Akademisi. Kegiatan diskusi tersebut berlangsung di Cafe Selagi Dingin (samping Wong Solo) pukul 05 sore hingga selesai. 

Selaku Ketua Panitia Aksi Solidaritas, M. Adnan Firdaus dalam kesempatannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada para mitra strategis (baca: IWSS, IKAMI Sul Sel, KPKopi, KAPTEN Indonesia, ZCHOI, Titik Simpul Pemuda dan berbagai pihak) yang telah membantu aksi solidaritas korban kebakaran di Kabupaten Manokwari.

Baca Juga: Peduli Korban Kebakaran di Manokwari, KKSS dan IPSS Kota Sorong...

Kami ucapkan terimakasih. Kami tidak bisa memberikan apa-apa. Ini Semata-mata karena keterpanggilan.Tinggal saat ini kita bahas endingnya.” Unggahnya.

Aksi penggalangan dana korban kebakaran yang dilakukan oleh KKSS dan IPSS Kota Sorong dapat dikatakan sukses. Selain berhasil mengumpulkan dana bantuan yang cukup besar juga mampu merangkul beberapa organisasi kemasyarakatan maupun komunitas untuk ikut aktif berpartisipasi.

Baca Juga: Sambut Idul Fitri 1442 H, PGRI Kabupaten Manokwari bagi Bingkisan...

Disepakati pula, sebagian hasil penggalangan dana tersebut akan diberikan sedikit kepada para korban banjir di Luwu-Sulawesi Selatan. Hal tersebut disepakati karena bersamaan dengan penggalangan dana korban kebakaran Manokwari, terjadi pula musibah banjir di Luwu.

Merespon hal tersebut, Dr. Hamzah, S.Ag., M.A. sebagai Ketua Dewan Penasehat KKSS Kota Sorong sesaat sebelum pertemuan di Cafe Selagi Dingin. Menyampaikan bahwa hal itu harus dimusyawarahkan sebaik mungkin kepada mereka yang bekerja menggalang dana di lapangan selama ini. 

“Silahkan dimusyawarahkan oleh teman-teman yang bekerja mencari dana di lapangan. Saya pribadi boleh-boleh saja asalkan nominalnya tidak lebih besar dari nominal yang akan disalurkan ke Manokwari karena itu niat awalnya. Secara teoretis mengenai orang yang berinfaq itu terbagi dua, ada yang muqoyyad (terikat) dan ada yang muthlaq (tidak terikat) jadi silahkan didiskusikan.” Ujar Ketua Dewan Penasehat KKSS Kota Sorong sekaligus Rektor IAIN Sorong.

Baca Juga: Bahas Persiapan PPL dan KKN, Plt Ketua STIT Yapis Manokwari...

Ketua BPD KKSS Kota Sorong, Syamsudin M. Djohan, S.H. menyampaikan pula bahwa terkait besar bantuan korban banjir ke Luwu akan disepakati kemudian setelah Bendahara Panitia melaporkan berapa donasi bersih yang terkumpul selama ini.

“Sebelum memutuskan untuk memberikan bantuan korban banjir ke Luwu, pertama para panitia dan teman-teman yang bekerja ini harus ikhlas terlebih dahulu. Setelah clear baru kita akan sepakati kemudian berapa yang akan kita bantukan.” Ungkapnya.

Beliaupun menambahkan terkait dua kejadian dalam satu kegiatan aksi donasi ini terlihat sedikit dilematis untuk disikapi.

“Pada musibah lalu di Luwu juga kami telah berhasil galang dana lebih kurang 120 juta. Alhamdulillah itu full didistribusikan ke Luwu. Namun saat ini tiba-tiba di pertengahan jalan terjadi musibah lagi di Luwu. Sehingga agak dilematis untuk diputuskan. Namun saat ini kita semua telah sepakat maka kita akan sisihkan untuk Luwu juga.” Tambah Pria Maspul yang sekaligus Anggota DPRD Kota Sorong.

Adapun terkait dengan pendistribusian bantuan donasi ke Manokwari direncanakan pada tanggal 19 Oktober mendatang dengan menggunakan kapal laut. 

Selain dana donasi yang melalui transfer maupun yang terkumpul di lampu merah dan titik-titik, juga terkumpul lebih kurang 25 karung besar pakaian layak pakai.*

Irianto H. Malang, Ketua BPD IPSS Kota Sorong mengatakan bahwa hal ini tidak dapat terjadi manakala kita semua tidak bersatu padu membangun kepedulian terhadap sesama yang saat ini sedang kesusahan. Derita mereka adalah derita kita juga. Kita harus baku sayang walau tidak pernah ketemu.

Bagikan