Di Kala Ramadhan Menjauh

Di Kala Ramadhan Menjauh

IS
Ismail Suardi Wekke

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Sorong – Ramadhan akan berakhir dalam sepekan ini. Justru urusan mudik yang selama ini menjadi penutup ibadah Ramadhan tak lagi dapat dilaksanakan.

Melengkapi itu, justru candaan dan juga penghibur lara atas kesedihan belum berjumpa dengan keluarga dan handai taulan di kampung halaman.

Bukan hanya itu, pendapatan yang bolehjadi bersesuaian di masa pandemi juga menjadi kendala sehingga mudik ketika terlarang, menjadi suasana tersendiri.

Akhir Ramadhan juga mencandai terma mudik, pulang kampung, nyekar, dan sebagainya. Memungkinkan itu sebagai protes atas larangan yang ada.

Hanya saja, sejak Februari dimana pagebluk covid-19 menunjukkan penurunan penderita dan tingkat kesembuhan yang meningkat, tidak bisa menjadi alasan untuk berlengah.

Di negara lain, ketika kelengahan terjadi akan mempertingkatkan jumlah penderita. Bahkan dalam kasus di India menjadi tsunami. Semuanya menjadi kewalahan dalam penanganan wabah.

Akhir Ramadhan setidaknya menjadi dua kesempatan. Pertama, masa untuk mengejar kemuliaan malam lailatul qadr. 

Di mana malam yang mulia ini, kesempatan untuk mendapatkan hubungan langsung dengan Yang Kuasa. Kesalehan yang ada itu, akan berterusan sampai seribu bulan, atau bahkan melebihi hitungan itu.

Kedua, walau mudik tak lagi dilaksanakan untuk Ramadhan kali ini, tetap saja hubungan komunikasi dengan keluarga tercinta di kampung halaman dapat dilakukan dengan pelbagai cara yang memungkinkan.

Paling tidak berkirim kabar dan juga menyapa untuk saling sapa.

Ramadhan dengan situasi wabah tidak pernah mengenakkan. Hanya saja, dengan menahan diri untuk tidak mudik, akan menjadi salah satu sumbangsih dalam mencegah penyebaran virus.

Berpuasa melatih kita untuk menahan lapar, dahaga, dan nafsu lainnya. Apatah lagi untuk melangkah kaki ke kampung halaman. 

Lebih dari kuat, kita tetap mampu menahan itu semua. Termasuk menahan kerinduan untuk bersua dengan orang-orang yang terkasih.