Mundur Sebagai Bakal Calon Ketua IPSS Papua Barat, Ir. Chaedar Asrat: Issengi Alemu

Mundur Sebagai Bakal Calon Ketua IPSS Papua Barat, Ir. Chaedar Asrat: Issengi Alemu

RR
Ruslan Rasid

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Sorong – Pelaksanaan Kongres IPSS Papua Barat tertunda lagi. Sebelumnya telah ‎dijadwalkan bahwa akan terlaksana Rabu 06 Oktober 2021 kemarin namun berbagai kendala ‎sehingga dijadwalkan kembali pada 20 November 2021 mendatang. ‎

Terkait dengan pendaftaran bakal calon Ketua BPP IPSS Papua Barat yang telah dibuka mulai dari 27 September ‎hingga 03 Oktober 2021 lalu dan berdasarkan apa yang disampaikan oleh Steering Committee pada ‎meeting verifikasi persyaratan administrasi calon Ketua BPP IPSS Papua Barat 04 Oktober 2021 ‎kemarin bahwa hanya ada satu calon yang mendaftar dan "telah dinyatakan memenuhi ‎syarat" yaitu saudara H. Harun Nurdin, S.T.‎

Selanjutnya, pendaftaran bakal calon Ketua Badan Pengurus Pusat Ikatan Pemuda Sulawesi Selatan (BPP-IPSS) Papua Barat telah resmi dinyatakan ditutup semenjak tanggal ‎‎05 Oktober 2021 sehingga setelah tanggal tersebut maka para bakal calon yang ingin ‎mendaftar tidak diperkenankan lagi‎.

Ir. Chaedar Asrat dari Kota Sorong yang awalnya digadang-gadang untuk maju kemudian ‎memilih untuk mundur teratur.

‎Kepada team redaktur SorongTerkini.id beliau mengatakan: ‎“Saya telah melakukan komunikasi dengan H. Harun Nurdin terkait dengan kongres tersebut. ‎Banyak hal yang kita berdua bicarakan, sehinga sampai pada kesimpulan bahwa untuk kongres ‎ini saya secara pribadi memilih untuk mundur.” 

Beliaupun menambahkan.‎
“Saya percaya bahwa H. Harun mampu menahkodai BPP IPSS Papua Barat serta mampu ‎membawa perubahan besar bagi kemajuan IPSS Papua Barat di tanah perantauan. Saya akan ‎selalu mendukung apa yang menjadi program-programnya terlebih lagi program-program ‎yang berkaitan dengan Sorong Raya.” Ujar aktifis Pria Berdarah Bugis ini.‎

“Jadi sekali lagi! Saya mundur dari bursa pencalonan sebagai bakal calon Ketua BPP IPSS Papua ‎Barat. Bukan karena tekanan dari pihak manapun, namun semata-mata ada poin-poin di dalam syarat calon Ketua baik persyaratan umum maupun khusus yang tidak dapat saya penuhi. Sehingga saya memilih untuk mundur. Mungkin ada pepatah Bugis-Makasar yang berbunyi “Issengi Alemu” (tahu diri).” ‎Tutupnya.‎

Kongres BPP IPSS Papua Barat pada bulan November mendatang akan bersamaan dengan pelaksanaan Musyawarah ‎Wilayah III KKSS Papua Barat.‎