MDMC Kota Sorong Survey Penjual Gorengan yang Terdampak Covid-19

MDMC Kota Sorong Survey Penjual Gorengan yang Terdampak Covid-19

IS
Ismail Suardi Wekke

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Sorong – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kota Sorong menurunkan tim survey bagi warga terdampak Covid-19, Minggu 12 April 2020.

Hamdani Tukloy, Ketua MDMC Kota Sorong, menyatakan bahwa dengan memetakan keadaan warga yang terdampak Covid-19, akan memudahkan untuk menggalang dukungan bantuan terutama untuk kebutuhan makanan pokok sehari-hari.

Pemerintah Kota Sorong menghimbau masyarakat untuk tetap bekerja dirumah saja. Tanggap Darurat Covid-19 di Kota Sorong masih diperpanjang hingga 21 April 2020.

Adanya perpanjangan dalam penanggulangan bencana Covid-19 ini, sekaligus memerlukan penanganan warga terdampak, seperti penjual kaki lima yang mengandalkan omset harian.

Penjual gorengan, Sugiyono, warga di Kompleks Harapan Indah KM 10 Kelurahan Klawuyuk Kota Sorong, salah satu warga yang terdampak.

Mas Sugiyono selama ini menjual gorengan seperti pisang, dan ubi. Menyediakan gorengan untuk masyarakat sekitar kompleks Harapan Indah. Pembeli yang datang ke gerobak Mas Sugiyono juga beberapa orang dari perumahan yang berada di kilo 10.

“Bagi PNS atau pegawai swasta tidak jadi persoalan tapi bagaimana dengan kami yang berjualan diluar rumah,” kata Sugiyono saat wawancara dengan kontributor Sorong Terkini.

Mas Sugiyono menuturkan bahwa pembeli menurun seiring aturan tidak berkumpul atau keluar rumah. “Dengan kondisi seperti ini, penjualan juga turut menurun,” tutur Mas Sugiyono.

Penjual gorengan seperti Mas Sugiyono tetap berjualan tapi tidak sebanyak yang dijual pada hari biasanya.

“Jualan terbatas saja karena pembeli berkurang sehingga jualan dibatasi,” kata Mas Sugiyono.

MDMC memetakan persoalan ini sehingga dapat diatasi. “Selanjutnya, MDMC akan berupaya mendistribusikan bantuan agar mereka tetap dapat survive dalam menjalani kondisi saat ini,” kata tim MDMC Kota Sorong.

(Reporter Hamdani Tukloy)