Menggapai Lagi Malam Lailatul Qadr

Menggapai Lagi Malam Lailatul Qadr

IS
Ismail Suardi Wekke

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Sorong – Kemuliaan seribu bulan, lailatul qadr senantiasa menjadi dambaan setiap individu muslim.Namun, tetap saja menjadi misteri. Dalam riwayat Bukhari bahwa malam itu bolehjadi akan dapat digapai dalam sepuluh malam terakhir Ramadhan. Sehingga ikhtiar untuk menggapainya diintensifkan selama sepuluh malam terakhir.

Maka, dengan dijalaninya semasa ini akan menjadi kesempatan kembali untuk mencarinya.

Diantara amalan untuk meraihnya melalui doa, shalat sunnat, bersedekah, tadarrus, dan qiyamulail.

Namun saya membahasakan sebagai misteri karena ini merupakan peristiwa individual dan menjadi pengalaman spiritual sendiri.

Bolehjadi setiap orang akan mendapatkan pengalaman yang berbeda-beda. Sehingga secara teknis penjelasan terkait malam itu tidak disampaikan secara teknis.

Para ulama, ataupun wali, serta pemuka agama secara khusus tidak pernah memastikan bagaimana kondisi malam itu. Ataukah malam lailatul qadr menjadi sebuah penanda pencerahan. Ketika seseorang mengalami pencerahan dan tercerahkan di sisa hidupnya, justru itulah lailatul qadr. Wallahu a’lam.

Secara umum Alquran menjelaskan bahwa malam itu dimana para malikat dan ruh turun dengan izin Allah dengan membawa keselamatan.

Sehingga dengan pemahaman dari ayat tersebut akan menjadi pesan bahwa orang yang menerima malam seribu bulan senantiasa akan membawa pesan kedamaian, keselamatan, dan kemanfaatan bagi banyak orang. 

Bahkan Ketika wafat sekalipun tetap meneruskan kebaikan kepada orang banyak.

Ukuran seribu bulan menjadi diksi yang tidak juga kaku bahwa seribu dibagi duabelas untuk menentukan tahun.

Kata seribu juga dapat dimaknai bahwa ini sebuah hitungan yang banyak. Atau bolehjuga tak terhingga.

Sebuah kebaikan yang disyiarkan oleh penerima lailatul qadr, akan berkepanjangan. Tidak saja dalam kurun hidupnya yang hanya sampai seratusan tahun atau bahkan kurang.

Dengan kondisi misteri itu, maka siapa saja tetap boleh mencari lailatulqadr sampai datangnya 1 Syawal yang akan datang.