Pasca Sarjana IAIN Sorong Membuka Penerimaan Mahasiswa Baru

Pasca Sarjana IAIN Sorong Membuka Penerimaan Mahasiswa Baru

IS
Ismail Suardi Wekke

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Sorong – Direktur pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sorong, Dr. H. Surahman Amin menyatakan bahwa pendaftaran mahasiswa baru masih terbuka sampai 25 Agustus mendatang.

Pendafataran sudah dibuka sejak Maret 2020. Sementara itu, pendaftaran sepenuhnya menggunakan sistem daring.

“Baik pendaftaran maupun ujian, keduanya menggunakan sistem daring,” kata Dr. Surahman kepada kontributor Sorong Terkini.

Seiring dengan pencegahan dan penanggulangan Covid-19, pendaftaran dan ujian masuk dilangsungkan dengan menggunakan metode daring.

Adapun pascasarjana IAIN Sorong mengelola program studi Pendidikan Agama Islam. Prodi tersebut memiliki kekhasan tersendiri dimana dalam perguruan tinggi keagamaan, hanya IAIN Sorong dengan distingsi seperti itu.

Mahasiswa pascasarjana IAIN Sorong sepenuhnya fokus pada kepemimpinan transformatif.

Distingsi ini akan menjadi tema sentral dalam seluruh mata kuliah yang menjadi bahan ajar.

“Mulai 2020 ini, pascasarjana IAIN Sorong sepenuhnya menggunakan KKNI,” tutur Dr. Surahman.

“Dengan demikian, masa kuliah bisa ditempuh sesuai dengan kemampuan masing-masing mahasiswa,” ujar Dr. Surahman Amin.

Begitu pula dengan sistem pembayaran, menggunakan uang kuliah tunggal. Mahasiswa tidak perlu lagi membayar apapun.

Mahasiswa pascasarjana IAIN Sorong juga memiliki kesempatan untuk mengikuti student mobility di Asia Tenggara.

2019 lalu, tiga mahasiswa mengikuti kegiatan student mobility di Malaysia, Thailand, dan Singapura selama sepuluh hari.

Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa memiliki peluang untuk mempresentasikan proposal tesis yang sementara ditulis.

“Ini akan menjadi aktivitas tambahan mahasiswa dalam pengembangan kapasitas. Namun, kegiatan ini sepenuhnya hanya pilihan bagi masing-masing mahasiswa,” tambah Dr. Surahman yang menyelesaikan kuliahnya di Universitas Al-Azhar, Mesir.

Sementara penulisan tesis, mahasiswa akan dibimbing sejak awal. Dimana matakuliah metode penelitian sejak semester pertama sudah diajarkan.

“Ini merupakan kesempatan mahasiswa untuk menulis tesis, sekaligus mengenalkan khazanah Tanah Papua ke dunia global,” tutut Dr. Surahman yang menjadi direktur pascasarjana pertama di IAIN Sorong.