STIH Biak dan STIE Port Numbay Jayapura Bersama SEAAM Sukses Selenggarakan ICLAW dengan Pembicara 10 Negara

STIH Biak dan STIE Port Numbay Jayapura Bersama SEAAM Sukses Selenggarakan ICLAW dengan Pembicara 10 Negara

IS
Ismail Suardi Wekke

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Sorong – Dengan paduan antara offline dan online, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Biak dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Jumbay Jayapura, melaksanakan ICLAW bersama Southeast Asia Academic Mobility, Senin s.d. Rabu, 28 -30 Maret 2022.

Ketua STIH Biak, Dr. H. Muslim L:obubun yang menyampaikan sambutan dalam mengakhiri panel dalam rangkaian Intenational Conference on Law, Environment, dan Local Wisdom (ICLAW) menyampaikan bahwa ini merupakan kelanjutan dari kunjungan yang sudah dilaksanakan STIH Biak pada Januari yang lalu ke Turki.

Dalam kapasitas sebagai scientific committee SEAAM, Dr. H. Muslim Lobubun menyatakan maklumat pelaksanaan ICLAW yang sudah digelar pada tahun 2017 di Kendari.

“Kali ini, diselenggarakan di Biak, dan STIH Biak bersama STIE Port Numbay menjadi tuan rumah bersama,” tutur H. Muslim yang juga merupakan komisioner Baznas Biak.

Pelaksanaan ICLAW 2022 sukses dengan keikutsertaan pembicara dati 10 negara. Pembicara datang dari Mesir, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan Thailand..

Begitu pula dengan India, Pakistan, Amerika Serikat, Filipina, dan Turki.

Para pembicara juga sepakat untuk menaikkan level kerjasama menjadi penelitian kolaboratif.

Dalam rangkaian ICLAW dilaksanakan pula empat sesi workshop penulisan akademik, dan satu worksho pengelolaan jurnal, dan satu sesi diskusi terpumpun untuk identifikasi topik-topik penelitian, serta ditutup dengan diskusi meja bundar yang juga menghadirkan para peserta aktif dari Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Bahkan untuk sesi penulisan akademik sudah dilaksanakan sehari sebelum pembukaan ICLAW yang dijadikan sebagai acara pra-kegiatan.

“Ini dijadwalkan untuk memberikan kesempatan lebih luas bagi mahasiswa dan dosen untuk bersama-sama belajar,” pungkas Dr. H. Muslim Lobubun.